31.8.14

Bahkan



Sedih ya saat kamu sadar ternyata kamu cuma sendiri disini. Sedih ya saat teman-teman yang kamu harapkan ada ternyata mereka memilih untuk tidak bersama. Sedih saat mereka gak memberi bantuan bahkan ketika kamu memintanya, dan padahal kamu berharap banget mereka bakal nawarin bantuan bahkan ketika kamu terlihat masih kuat menghadapinya. Tanpa banyak penjelasan pun kamu tahu kalau mereka sibuk, tapi salahkah mengharapkan mereka untuk setidaknya menanyakan "Apa kabar?" atau sekedar ucapan "Semangaat!"


Mungkin apa yang kita sebut keluarga ini tak sepenuh hati kita membentuknya sebuah keluarga, dimana kita merasa pulang dan berkumpul bukan karena ada maunya. Ternyata impian hanyalah sebuah impian. Oh tidak, mungkin hanya impianku seorang. Kalian dengan senang hati, tanpa kata perintah, bahkan terburu-buru untuk meninggalkan jauh dari sini. Tinggallah beberapa dari kita disini, yang masih peduli, atau bahkan yang kalian anggap sebagai tumbal ikhlas hati.
Andai aku bisa ungkapkan "Jangan pergiiii," atau yah setidaknya "Ok, goodbye."

Kutuliskan ini tanpa tedeng aling-aling, entah berharap kalian akan tahu atau enggak, entah berharap kalian merasa tulisan ini nyinggung kalian atau enggak.

0 comments:

Post a Comment