Sedih ya saat kamu
sadar ternyata kamu cuma sendiri disini. Sedih ya saat teman-teman yang kamu
harapkan ada ternyata mereka memilih untuk tidak bersama. Sedih saat mereka gak
memberi bantuan bahkan ketika kamu memintanya, dan padahal kamu berharap banget
mereka bakal nawarin bantuan bahkan ketika kamu terlihat masih kuat
menghadapinya. Tanpa banyak penjelasan pun kamu tahu kalau mereka sibuk, tapi
salahkah mengharapkan mereka untuk setidaknya menanyakan "Apa kabar?"
atau sekedar ucapan "Semangaat!"
Mungkin apa yang
kita sebut keluarga ini tak sepenuh hati kita membentuknya sebuah keluarga,
dimana kita merasa pulang dan berkumpul bukan karena ada maunya. Ternyata impian
hanyalah sebuah impian. Oh tidak, mungkin hanya impianku seorang. Kalian dengan
senang hati, tanpa kata perintah, bahkan terburu-buru untuk meninggalkan jauh
dari sini. Tinggallah beberapa dari kita disini, yang masih peduli, atau bahkan yang kalian anggap sebagai tumbal ikhlas hati.
Andai aku bisa ungkapkan "Jangan pergiiii," atau yah
setidaknya "Ok, goodbye."
Kutuliskan ini tanpa tedeng aling-aling, entah berharap kalian akan tahu atau enggak, entah berharap kalian merasa tulisan ini nyinggung kalian atau enggak.

0 comments:
Post a Comment