16.12.14

Pertengahan Bulan, Awal Hari, dan Di Akhir Tahun

Hmm Bismillah.. :)
Menurutku galau itu hal yang wajar, karena diakui atau tidak manusia hanyalah makhluk yang rapuh. Segala kekuatan hanyalah milik-Nya, mintalah kekuatan dari-Nya, begitulah manusia bisa menjadi kuat, tegar, dan bijaksana. Dan terimakasih kepadamu, mataku terbuka untuk meminta kekuatan lebih pada-Nya.

Rasa kecewa itu sudah berlalu, yang ada hanyalah menerima. Amarah pun telah berlalu, yang ada hanya memaafkan. Pagi ini bukannya aku tidak lagi menerima pun memaafkan, aku hanyalah seorang yang memegang prinsip. Melunasi janji yang telah kubuat sendiri. Terlalu banyak toleransi yang pernah aku buat dan saatnya membuat suatu batas. Ketika batas itu kau coret saatnya mencoret namamu dalam toleransiku.

Jika ada yang bertanya aku dimana, masih, aku masih di sini. Jika kau mencari, aku masih di sini. Aku tidak pergi, hanya bisa bersabar menanti waktu untuk kita bertemu kembali. Jika kau mencari, jangan temui aku hari ini. Temui aku ketika matahari menyingsing kembali, ketika tahun telah berganti, ketika kau telah menjadi lebih dewasa dari masa ini. Temui aku sebagai teman lama, yang merindukan keberadaanmu dan yang menanti kabarmu.


Jika kita memiliki usia 1000 tahun lagi, tunggulah aku hingga seribu tahun itu. Tunggulah untukku bisa membangun rasa percayaku lagi dan toleransiku bisa aku atur kembali.

0 comments:

Post a Comment